4 Jenis Lebah Madu yang Menghasilkan Madu Kualitas Terbaik

4 Jenis Lebah Madu yang Menghasilkan Madu Kualitas Terbaik

4 Jenis Lebah Madu yang Menghasilkan Madu Kualitas Terbaik – Seperti yang banyak diketahui, lebah adalah binatang penghasil madu yang kaya manfaat untuk tubuh manusia. Ternyata, lebah sendiri ada banyak jenis lebah madu yang mungkin tidak banyak diketahui oleh orang. Sejak jaman dulu, selain memanennya dari hutan, lebah ini telah banyak dibudidayakan, di seluruh  Indonesia. Hanya saja, tidak semua lebah madu bisa dipelihara dan dibudidayakan.

Selain menghasilkan madu, lebah juga menghasilkan polen yang bisa menurunkan kadar kolesterol pada darah. menghasilkan royal jelly, propolis, lilin lebah dan racunnya. 

Untuk racun lebah sendiri, tidak seperti racun pada binatang lain yang bisa mematikan. Manfaat yang bisa dirasakan dari racun lebah adalah mengurangi rasa nyeri, mempercepat penyembuhan luka, dan mengurangi peradangan.

4 Jenis Lebah Madu yang Menghasilkan Madu Kualitas Terbaik

Berbicara tentang jenis madu, di pasaran sudah banyak yang sering kita dengar namanya. Seperti madu hutan, klanceng, kelulut, dan sebagainya. Namun, dari sekian banyak jenis tersebut, hanya beberapa jenis lebah madu yang dapat menghasilkannya.

Apis cerana

4 Jenis Lebah Madu yang Menghasilkan Madu Kualitas Terbaik

Jenis lebah madu ini cukup banyak tersebar di Asia. Jenis ini bisa dibudidayakan baik secara tradisional maupun modern. Hanya saja, jenis ini tidak terlalu produktif dalam menghasilkan madu. Sifatnya pun lebih ganas jika dibandingkan dengan jenis lebah lain, sehingga untuk menjadikannya ternak agak sedikit sulit.

Apis Dorsata

Jenis madu ini hanya terlihat di beberapa daerah dengan iklim subtropis dan beberapa wilayah Asia dengan iklim tropis. Jenis ini belum bisa dibudidayakan dan hanya bisa dipanen di hutan. Karena hal inilah, hasil madunya sering disebut dengan madu hutan.

Lebah ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar jika dibandingkan dengan lebah lainnya. Sengatannya pun terasa lebih sakit saat menggigit di tubuh. Sarang lebahnya biasanya tunggal dan bisa ditemui pada cabang pohon dan juga tebing.

Banyaknya orang yang memburu jenis lebah madu ini, karena memang khasiatnya yang lebih baik, menjadi kekhawatiran tersendiri. Karena itu, pemerintah mencanangkan program madu hutan lestari. Yang mana para pemanen hanya mengambil sebagian saja dari total madu yang dihasilkan. 

Apis florea

Lebah jenis ini hanya bisa dijumpai di Indonesia, Iran, India dan Oman. Lebah ini termasuk liar dan tidak bisa dibudidayakan. Umumnya kita mengenal lebah ini dengan sebutan tawon. 

Hasil dari madu ini relatif sedikit. Per Koloninya, hanya bisa mencapai 1 – 3 kilogram untuk setiap panennya.

Apis mellifera

Bagi para peternak, madu jenis ini menjadi favorit. Selain produksinya yang tinggi, yaitu mencapai 35 – 40 kilogram per koloni, juga mudah dibudidayakan. Lebah ini berasal dari Italia, Yunani, dan Perancis.

Ada beberapa jenis Apis mellifera yang saat ini dibudidayakan oleh para peternak, diantaranya:

  1. Apis mellifera mellifera

Berasal dari Belanda dan tergolong binatang yang suka berpindah-pindah tempat. Produksi dari lebah ini cenderung sedang dengan kulit tubuh berwarna lebih gelap

  1. Apis mellifera ligustica

Berasal dari Italia dan memproduksi madu dengan kualitas tinggi. Baik dari segi produktivitas dan juga mutu.

  1. Apis mellifera carnica

Kulit lebah ini cenderung hitam di seluruh badan, kecuali bagian perut. Lebah ini menghasilkan madu kualitas baik, hanya saja sering berpindah-pindah tempat. 

  1. Apis mellifera caucasia

Seperti namanya, lebah ini berasal dari Kaukasia, Rusia. Warna kulit tubuhnya terdiri dari tiga warna yaitu hitam, kuning dan orange. Penghasil madu dengan kualitas terbaik
Demikian jenis lebah madu yang telah menghasilkan madu dengan kualitas terbaik. Telah banyak dikonsumsi orang dan memberi kebugaran pada tubuh manusia. Semoga bermanfaat.